Pengertian Kesehatan Mulut dan Gigi
Kesehatan mulut dan gigi seharusnya selalu dijaga, keduanya memegang peranan penting bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Jika kesehatannya tidak dijaga, risiko terhadap penyakit atau masalah kesehatan lainnya akan meningkat.
Mulut dan gigi merupakan bagian awal tubuh yang menerima makanan, cairan, dan juga salah satu organ yang terlibat dalam proses pencernaan. Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, sebelum kedua hal tersebut ditelan, makanan dan minuman akan terlebih dahulu masuk mulut.
Kebersihan mulut dan gigi merupakan tindakan yang dilakukan untuk membersihkan mulut, gigi dan gusi untuk mencegah dari berbagai penyakit, mencegah penularan penyakit yang penyakit tersebut menular melalui mulut, memperkuat daya tahan tubuh dan memperbaiki fungsi mulut untuk menambah nafsu makan seseorang
Penyebab Masalah Mulut dan Gigi
1. Sariawan
Sariawan disebabkan oleh berbagai faktor seperti cedera mulut, kekurangan nutrisi (vitamin B12, folat, zat besi, zinc), stres, perubahan hormon, alergi makanan, infeksi jamur atau virus, serta penyakit tertentu. Faktor-faktor ini dapat melemahkan sistem imun, menyebabkan jaringan mulut lebih rentan terhadap luka, atau secara langsung memicu peradangan.
2. Gigi Berlubang
Gigi berlubang disebabkan oleh plak bakteri dari sisa makanan dan minuman manis atau asam yang tidak dibersihkan, yang kemudian menghasilkan asam yang mengikis lapisan gigi (enamel) secara bertahap. Kebiasaan buruk seperti jarang menyikat gigi, mengonsumsi makanan/minuman manis berlebihan, dan tidak menggunakan pasta gigi ber-fluoride dapat mempercepat proses pembentukan gigi berlubang.
3. Gusi Berdarah
Gusi berdarah adalah kondisi yang menandakan adanya peradangan di gusi akibat penyakit tertentu. Kondisi ini juga dapat terjadi pada seseorang yang memiliki kebiasaan menyikat gigi terlalu keras, atau menderita gangguan pembekuan darah.
4. Bau Mulut (Halitosis)
Halitosis adalah bau mulut yang berkelanjutan dan tidak dapat hilang, meskipun mengonsumsi permen, menggunakan pencuci mulut, atau sikat gigi. Umumnya, halitosis disebabkan oleh konsumsi tembakau, sisa makanan pada mulut yang tidak dibersihkan, mulut yang kering, gigi yang kotor, serta penggunaan obat-obatan tertentu.
5. Karang Gigi
Karang gigi disebabkan oleh adanya plak pada gigi yang tidak dihilangkan. Plak gigi itu sendiri merupakan lapisan licin dan tipis yang terbentuk dari sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi.Plak gigi yang tidak ditangani dapat mengeras dan membentuk karang gigi atau kerak yang sulit dihilangkan hanya dengan menyikat gigi.
6. Gigi Menguning
Salah satu masalah gigi yang kerap dikeluhkan adalah gigi kuning. Walaupun terkesan remeh, kondisi gigi yang menguning dapat memengaruhi rasa percaya diri. Pada umumnya, gigi kuning disebabkan oleh kandungan kromogen (zat berwarna) yang terkandung dalam makanan dan minuman seperti teh, kopi dan wine; serta kandungan nikotin pada rokok yang dikonsumsi.
Cara mengatasi permasalahan mulut dan gigi
1. Memilih sikat gigi yang tepat
Pemilihan sikat yang tepat merupakan langkah awal menjaga kesehatan gigi dan mulut Anda. Pilihlah sikat gigi yang memiliki bulu lembut sehingga nyaman digunakan. Selain itu, pastikan bulu pada sikat gigi yang Anda pilih memiliki ujung yang kecil membulat. Jika sudah 3 bulan digunakan, Anda sebaiknya mengganti sikat gigi tersebut.
2. Melakukan flossing
Salah satu cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lainnya adalah melakukan flossing. Flossing atau membersihkan gigi menggunakan benang gigi perlu dilakukan setiap sehari sekali. Flossing dilakukan untuk membersihkan kotoran yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.
3. Mengurangi konsumsi minuman makanan manis
Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut juga dapat dilakukan dengan membatasi konsumsi minuman makanan manis, seperti minuman berenergi, bersoda, biskuit, roti, dan kue. Hal ini karena minuman maupun makanan manis yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan gigi berlubang.
4. Menghentikan kebiasaan merokok
Kandungan nikotin di dalam rokok dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Kerugian lain jika Anda merokok adalah gigi menjadi rapuh, mudah patah, serta meningkatkan risiko terkena kanker mulut.